Jumat, 04 April 2014

One Day in Bandung

Pagi hari...
Gambir

Cahaya matahari belum menembus gerbong-gerbong disana

Dan saya berfoto di plang nama Gambir.
Membanggakan diri

Ingin rasanya terus dipotret dengan background Monas.
Apa daya kualitas kamera tak mampu mengabadikannya

Its hurts a little


Kereta pun melaju.
Tidak mengantarkanku ke Surabaya
Itu terlalu jauh

Aku pergi ke bumi paris van java

Bukan, bukan Zimbabwe

Bandung!




Siang hari...
Bandung...

Ahh senangnyaaa mampir lagi ke kota ini
Tak tahu kenapa selalu senang

Naik angkot menuju dago
Ada apa di dago?
Aku tak menemukan apapun.
Mungkin karena tak tahu tempat tepat saja.


Dan kemudian langkah kaki meneruskan diri ke gedung enam juta gulden

Bukan, bukan Tembok Cina.

Gedung Sate!

Berfoto didepannya tentu kewajiban

Demi eksistensi biar diakui gaul.


Dan tak berapa lama aku sudah tiba di Cihampelas

Nongkrong dulu sebentar di KFC C-Walk.
Pesen minum dan sok-sokan baca koran bahasa inggris.
Walau dipaksakan saya tak paham.

Sudahlah...


Tak jauh dari sana, jalan Cipaganti-pun kususuri

Iseng, kubeli es lilin didepan SD.
Tak kusangka, enak sekali.

Tak kutemui rasa seenak itu lagi semenjak aku lulus SD.
Semoga penjual itu diberi umur panjang

Jika ke Cipaganti,aku harus beli es lilin itu lagi.

Langit senja mulai menyelimuti.
Pertanda aku harus kembali ke Daerah Khusus Ibukota.

Naik angkot, temanku bertanya tentang tempat kuliner ke supirnya.
Dalam bahasa sunda supir menjawab dengan antusiasnya.

Kubertanya pada teman apa artinya.

Dia bilang supirnya berbicara dalam bahasa sunda halus, dia tak paham.

Aku geli sendiri.


Pada akhirnya, laju kencang kereta mengantarkanku kembali ke Gambir.

Dalam dudukku, aku masih tak menemukan apa yang kucari

Aku berharap
Di jalanan Cihampelas
Akan kutemui dia yang cantik namun jarang tersenyum itu
Mungkin saja kutemui dia
Ditempat dia mencari karir ini

Nyatanya hari itu tak sama seperti FTV atau Film Roman Picisan yang sering kutonton.

Tak ada pertemuan dengan tanpa sengaja itu.
Mimpi yang terlalu bolong.

Well aku harus kembali ke Jakarta

Kelak jika aku kembali ke Bandung

Mungkin akan kutemui dia

Tanpa sengaja

Seperti cerita di tivi

Sebuah angan-angan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar